Showing posts with label ringan-ringan aja... Show all posts
Showing posts with label ringan-ringan aja... Show all posts

Tuesday, July 03, 2007

Aduuhh.., Kenapa Saya??

6 Weird Things About Me?
Instructions: Each player of this game starts with 6 weird things about themselves. People who get tagged need to write a blog of their own 6 weird things as well as state the rule clearly. In the end, you need to choose 6 people to be tagged and list their names. Don't forget to leave a comment that says you are tagged in their comments and tell them to read your blog.

jadi begini saudara-saudara..,
saya sebenarnya tidak tertarik sekali terhadap pr nya gadisbintang. bukan.., saya nggak malu kok karena memang nggak ada hal-hal aneh mengenai diri saya (hehehe.., yang ini jelas boong banget). tp karena pemberi PR nya sudah sedemikian bagus dan segar dalam menceritakan hal yang tidak menarik sekalipun sehingga saya cemas kalau cerita saya nantinya dibandingkan dengan miliknya. demi gadis manis yang bisa kita jumpai dengan "gulungan putu" di keningnya, maka saya coba ya.. (tenang.., tentu tidak dengan penjelasan panjang lebar.. hal aneh nya saya yang akan membuat "pastur" gitu loohh.. :P )

1. selalu menggigiti ujung sedotan. mulai sedotan air mineral yang kecil tapi keras *glek* sampai sedotan yang agak besar. semuanya digigiti sampai gepeng dan berlipat-lipat sampai ke bagian tengahnya. rasanya enak banget. tapi mohon dipahami ya.. menggigiti sedotan. bukan menyedot.. hehehe, sudahlah. untuk yang tahu analisa psikologisnya, please jangan diungkap ya.. hihihi.. :P

2. alergi terhadap.... pembalut! 3 orang dokter spesialis k&k (he3, ga usah disebutin kepanjangannya) sudah secara bulat menyatakan bahwa seharusnya saya menggunakan handuk saja. yang sekali pakai buang. hiiiyy.., males aja.. setelah coba-coba berbagai merk (walaupun setelah coba pasti harus ke dokter dan keluar ratusan ribu lagi. *hikz*) akhirnya ketemu satu merk, hanya satu, yang tidak menimbulkan alergi ke saya. produk mahal memang dan di warung dekat saya tidak dijual, tapi mesti diterima daripada-daripada..

3. sebelum tidur harus membasahi tengkuk dahulu. ini nggak tau asalnya darimana. tapi begitulah. leher saya kan cukup jenjang (!). jadi agak ngeri juga kalau membiarkan dia terbuka begitu saja tanpa ritual apa-apa.

4. mudah sembuh karena tersugesti orang yang paling dicintai. kalau sekedar sakit-sakit masuk angin, pusing, mual, datangkan saja ayah-ibu, adik atau suami tercinta. jampi-jampi mereka ampuh sekali membuat saya sehat seperti semula. saya pernah sakit maag yang teramat sangat. adik saya yang paling kecil langsung memegang tangan, mengusap-usapnya dan bilang, "sembuh ya.. sembuh ya.. sembuh ya.." dan saya pun sembuh.

5. kalau tidur harus angka ganjil. dulu di kampus saya pernah belajar tentang fase-fase dalam tidur dan rapid eye movement. mungkin karena saya tidak terlalu nyimak, entah bagaimana saya memutuskan tidur paling baik adalah selama sekian jam yang ganjil. akibatnya kalau saya meniatkan tidur dalam waktu yang genap, tengah tidur saya akan terbangun dengan sendirinya. seperti semalam. karena saya sedang drop, maka saya berniat tidur lebih banyak yaitu 8 jam. tapi baru dua jam tidur saya bangun dan tidak bisa tidur hingga 5 jam ke depannya. akhirnya memang tertidur keletihan selama kurang lebih satu jam. jadi jumlahnya? 3 jam (tiga adalah angka ganjil, red).

6. mata kiri saya lebih kecil dari mata kanan. ini keanehan fisik yang baru saya sadari setelah smp dan sering ngaca. kayaknya suami saya pun nggak ngeh deh.. hehehe.. sebenarnya nggak aneh deh.. tapi karena saya mulai agak kebingungan mencari hal yang aneh dari diri saya jadi ya ini ditulis.


ok deh.., PR saya selesai. walau saya agak kurang komitmen dalam "tidak dengan penjelasan panjang lebar" tapi saya pikir info nya sudah cukup minim dan tidak vulgar.
PR ini saya berikan kepada ibu-ibu muda.. ghia, nila, nissa, arum, luky, mama rafi.. ayo ibu muda.., ungkapkan sisi anehmu.. supaya saya agak lega sedikit bahwa di luar saya yang aneh karena sampai sekarang masih belum punya anak, tapi ternyata tidak seaneh diri kalian. hehehe..

Wednesday, June 27, 2007

Andin Divonis 8 Bulan Penjara!!!

aduh.., betapa lemasnya ketika tahu tentang vonis ini.. teman-teman, saya memang pernah mengunjungi rumah tahanan dan pengalamannya saya ceritakan di postingan beberapa waktu lalu. tapi tidak menduga bahwa akan ada vonis 8 bulan penjara seperti itu.
*ceritanya berurai air mata*

maaf ya.. mungkin semuanya hanya sampai disini..
nggak tau gimana lagi.. semuanya mesti diterima dengan lapang dada.. "ikhlas yo nduk.." pasti mama saya nan ayu dan pengasih itu akan berkata demikian.
yah, mau diapain lagi.. ndak selamanya narsisme saya bisa hidup di seluruh pelosok negeri. kalau takdirnya cuman bisa merajalela di blog saya dan blog tetangga, apa mau dikata?
sekali lagi maaf.. karena narsisme saya hanya sampai disini.. mati. ternyata tidak selamanya nama "andin" itu harum..
ini buktinya:


hikkzz... huaa... untuk yang kesekian kalinya.., maafkan saya teman..
----
berita diambil dari detik.com
posting ini didedikasikan untuk... wakakkakakk.. , u know who laaa..

Tuesday, June 26, 2007

katanya bete dg sinetron...??

oke.. oke.. saya memang pernah bete banget dengan sinetron. tp preferensi seseorang boleh berubah kan..? bukan berarti menjilat lidah sendiri, tapi ya.. mau bagaimana lagi kalau hati sudah bicara? *ngeles* contohnya begini deh.. pada suatu masa mungkin kamu berpacaran dengan orang kulit gelap, tinggi dan berkacamata (heh, saya nggak mau menyebut judgment nya ya, baiknya ciri-ciri fisik aja.. :P ), tapi pacar kedua berubah agak chubby, putih dan botak. sah-sah aja kan.. nah begitulah saya menjustifikasi kenapa saya membela diri.

jadi ceritanya semalam sebelum tidur, saya iseng memindahkan channel tv dari metro tv ke sctv. loh.., kok ada adegan cewek jutek lagi marahin cewek manis yang dibela laki-laki ganteng? adegannya sih biasa.. tapi ternyata cowok ganteng itu kepada sang gadis manis memanggil: "andien".. (huss.., pasti langsung ber"huuuu" ria dan bilang "pantesan..)
hehehe.., utamanya si memang karena itu. tapi bukan jadi satu-satunya alasan. karena kalau demikian, mestinya saya tergila-gila dengan andien - si mungil penyanyi jazz itu dunk. tapi nyatanya biasa saja.

alasan lain saya melanjutkan menonton ya.., karena jaman-jaman muda dulu.. *halahhh..* di smu atau kuliah psi, saya begitu ekspresif, seekspresif andien di sinetron itu. yang kadang sok naif menghadapi orang jahat yang jadinya menambah rasa murka orang itu, yang sok jual mahal dengan ccp-annya, yang empati terhadap musibah sahabatnya, yang.. yaahh.., jadi berasa nostalgia banget. ketawa-ketawa aja.. alur ceritanya sendiri nggak terlalu memperhatiin.. jadi maafkan ya.., kalau untuk sinetron ini saya tidak terlalu bete ;p

ok deh.., met memulai hari ya.. sekalian kalau ada yang mau nyanyi-nyanyi everything nya buble liriknya ada di samping..

hari ini saya agak patah hati nih.. mesti segera beli cd buble untuk treatment. *alasan! mo belanja mah belanja sajah geulis..*

oya, ini foto saya masih jaman "andien" yang polos dan ekspresif, 180 derajat dari saya sekarang.. sayang di kantor cuman ada foto yang ini euy.. nanti lah dicari lagi foto-foto jaman cupu.. hehehe.. (btw, sinetron semalem judulnya apa si..?)

Monday, June 18, 2007

Ehm..., Masturbasi!

hampir semua orang berpendapat topik ini tabu, bagi saya pun demikian. namun kalau saya tidak menuliskan ini, rasanya seperti gatal yang tidak ditemukan sumber gatalnya. garuk sana sini, tapi tetap belum pol rasanya karena merasa bukan itulah tempatnya. sehingga saya mohon maaf kalau ada yang merasa tidak terima. saya tetap menuliskannya.

awalnya karena pada sabtu sebelum saya menyetir sendiri ke bandung, saya mampir dulu ke rumah kakak di tanah abang 2. disana sambil menunggu orang tua 2 anak itu datang, saya baca-baca majalah FHM 2 edisi dan beberapa majalah cita cinta sambil tidur-tidur di kamar dingin ber-ac. nah, dalam majalah-majalah itu, saya temukan topik "m" itu bebas sekali diekspresikan oleh para pembacanya. bukan, bukan karena saya tidak ikut perkembangan informasi. saya main internet dari usia 18 tahun, baca majalah cosmopolitan sejak kuliah semester 3, dan mendengar cerita teman saya bercinta full body contact (halah..) pada tahun '99an, jadi saya jelas sekali paham bahwa dunia sudah berubah.

namun yang membuat saya agak terperangah sehingga mulut saya menganga (yang biasanya hanya saya lakukan tanpa sadar kalau mendengar seseorang yang luar biasa bercerita) adalah bahwa ketika di era saya, "m" itu adalah sesuatu tabu yang mulai diperbincangkan dengan konteks edukasi (positif ataupun negatif) satu arah. jadi kita semua pada posisi menyerap pengetahuan, misalnya bahwa "m" tersebut dapat mempengaruhi psikologis, bahwa lebih baik kita menyalurkannya pada kegiatan positif, dan lain sebagainya. pengalaman-pengalaman pribadi para perempuan hanya ada di benak saja ataupun pada kolom-kolom konsultasi. jarang, atau bahkan tidak ada, yang berani menceritakannya dengan antusias, bangga, dan begitu ekspresif sehingga menimbulkan kesan sebagai hal menggoda yang seharusnya dicoba. tiga kali sehari misalnya.

di majalah-majalah itu saya menemukan bahwa sebenarnya saya begitu ketinggalan jaman. banyak sekali (ayo.., coba yang jago statistik, bantu saya menampilkan angka-angkanya) ternyata yang berkegiatan "m" dan dengan lantangnya dia menyatakan hal tersebut. terutama untuk perempuan dewasa. apalagi untuk yang sudah pernah melakukan sexual intercourse. wah, wah, wah.. kemana pula bah rasa malu itu?

ok, ok.. banyak justifikasi untuk aksi-aksi lantang-isme itu. ataupun untuk kegiatan ber-"m"an dimana saya tidak menyalahkannya. yang saya ngeri adalah ketika dengan sukarela kita, perempuan-perempuan, menyampaikan aktivitas pribadinya dengan nada bangga ataupun keriaan tertentu kepada publik, apa kata dunia tante..? kemana perginya usungan kesetaraan gender? kemana lenyapnya semangat feminism? kalau hanya begitu definisi kita untuk dianggap sebagai pihak yang sama berdayanya dengan laki-laki maka tujuan tidak akan tercapai. dengan menampilkan potret bahwa kita dapat memuaskan hasrat primitif dengan kekuatan sendiri, kita tidak hanya melecehkan diri sendiri, mungkin malah melecehkan hal yang lebih besar: aturan keIlahian. maka celah itupun ada: "kenapa kita setarakan perempuan, wong untuk melihat aturan dasar saja gagal? kepada dirinya sendiri saja tidak mampu menghargai, bagaimana jadinya jika makhluk itu (baca: perempuan) memimpin dunia?"

jadi kalaupun kita, para perempuan, melakukan aktivitas-aktivitas pribadi, memang enaknya hanya dibicarakan dengan forum yang sangat pribadi, misalnya dengan pasangan. karena rasanya ngilu euyy.. ngebayanginnya (nggak boleh protes.. bukannya kalau kita membaca maka langsung seketika terbayang?he3). coba, masak ada yang menjadikan jagung plastik hiasan sebagai "dildo".. yikes!!
yang repot sih kalau orang seperti saya (ditekankan: orang SEPERTI saya, jadi bukan saya) yang agak obsessive compulsive disorder harus melakukan "m". harus repot-repot mencari anti bakteri dan kuman yang bisa digunakan untuk benda, bukan hand sanitizer yang biasa saya bawa kemana-mana. dan ketika ketemu pun bisa jadi sudah il-fil karena mesti dilumuri atau disemprot dulu bendanya, tunggu sampai kering dan.. hah, capek banget aja kaleee.. lebih mudah untuk bersuit-suit kepada suami.. bersih dan jaminan mutu.

ah sudahlah.. blog ini dibaca segala umur euy.. jadi segitu saja mungkin sudah berlebih.
maafkan ya kalau membuat telinga merah (lagi). faktor udara dingin euy.. *halaahhh*

Monday, May 21, 2007

Bandung: Bersekat!!

biasanya sih kalau kita menemui sebuah nama kota yang disandingkan dengan kata lainnya, sekian dari sejumlah orang (he3.., mohon maaf ya.. saya tidak jago berstatistik ataupun mencari temuan-temuan survey, jadi angka yang seharusnya ada, saya ganti dengan "sekian" dan "sejumlah") akan berasumsi bahwa kata selain nama kota tersebut adalah suatu slogan atau akronim yang dibuat untuk menggambarkan kota itu. tapi kali ini bukan saya mau menggantikan berhiber (bersih -- ?? --, hijau -- oleh FO?--, berbunga -- geulis-geulis ceunah --) nya bandung.

jadi begini. selama ini saya dengan adik terkecil saya yang beda usianya dua puluh tahun itu mati-matian berusaha melakukan penyesuaian supaya tidak ada gap dalam berinteraksi. adik saya tentu tidak boleh dipaksa yang menjadi pihak yang menyesuaikan. jadilah saya yang rigid dan teoritis berusaha untuk menjadi fleksibel dan operasional. agak capek sebenarnya. tapi
dapat membuahkan hasil.

sebagai contoh, dulu ketika kami sedang nonton black hawk down dengan sepupu, adik saya bertanya mengenai gerakan helikopternya. rupanya dulu saya pernah bilang suatu kata "manouver" untuk menjelaskan atraksi pesawat terbang dan dia lupa kata itu ketika ingin mengomentari salah satu adegan. adik saya baru tiga tahunan. sepupu saya, fani, terkaget-kaget dan mengkritik saya. katanya bahasa saya terlalu tinggi. saya balas, loh bagaimana dengan anak-anak diluar sana yang ikut play group dan sekolah internasional, akses internet 24 jam, orang tua yang hi-tech dan global? apakah adik saya yang anak kampung dengan orangtua dan kakak-kakak kampung, salah untuk punya kata-kata hebatnya orang pintar? waktu itu sih sebenarnya saya tidak punya konsep besar tentang bagaimana mendidik dan membesarkan adik saya karena merasa tanggung jawab itu lebih banyak ada di ibu saya. tapi ada juga konsep-konsep kecil yang saya terapkan. tidak full dan sering dapat gangguan dari ibunda ("ndak tega, nak"; "aduh, mama lupa"; "biarin aja lah") tapi mencoba lah. *wakz, adikku kelinci percobaan*

jadi tentang kata-kata sulit, ternyata adik saya lama-lama terbiasa. sebulan terakhir ini saya dan dia punya permainan, yang kita sebut Sebut Kata (SEKAT). murni dia yang mengusulkan cara permainan. ide nama tentu dari saya. jadi adik saya ini pada dasarnya suka teka-teki dan konsep menang-kalah (kakaknya banget ya..?he3). caranya kami secara bergantian menyebutkan kata-kata dalam bahasa indonesia yang memiliki awalan dan akhiran suatu suku kata yang telah disepakati. misalnya kami bersepakat menyebut kata yang berakhiran "ta", maka saya akan menyebut: CINTA (ini kata yang saya pilih), eh adik saya ganti menyebut CITA (saya bingung dari mana dia menemukan kata ini?). begitu seterusnya. yang menarik adalah cara saya ketika kata-kata semakin sedikit dan sulit, saya mencarinya secara alfabetis. dan itupun dia tiru. karena saya rigid, seringkali kata-kata yang lebih dari dua suku kata lewat begitu saja, eh ditemukan adik saya. kemarin ketika SEKAT akhiran "ra", semua kata yang akhirannya "ara" sudah saya tambahi sebuah konsonan dari b-z. eh, adik saya itu bisa saja menemukan kata seperti: tenggara, payudara, menara. wakss!!!

saya tidak bilang adik saya pintar. tapi saya bangga bahwa ternyata adik saya tidak sebodoh saya waktu usia 8 tahun. iya, adik saya tidak ranking satu, bahasa inggris nya juga sebatas tebakan (apa bahasa inggrisnya "saya", "bulan", "kunci"? i.. moon.. key.. *kena saya deh*), prestasi olahraga atau keseniannya tidak ada, tapi bermain SEKAT dengan dia menyenangkan dan mengelus hati loh..
apalagi, jujur.. dalam beberapa kali bermain SEKAT dia sempat menang. waktu itu karena lagi kalut (halah.., alasan), saya tidak menemukan suatu kata pun setelah hampir 15 menit dan menyerah. dua kali adik saya menang.


begitulah.. saya sekarang merindukannya untuk BERmain SEbut KATa - bersekat. saya memang sempat menunjukkan bagaimana cara membaca kamus. tapi secara dua kamus - kamus besar bahasa indonesia dan kamus tesaurus - ada di saya sementara adik saya di bandung, bagaimana dia berlatih ya..?


-------

ini oleh-oleh dari bandung.. malaikat-malaikat kecil ku..

Hilang!!

Benar-benar seperti mengalami hangover setelah semalaman pesta (walaupun liquor yang dikonsumsi tidak berkadar alkohol yang sangat tinggi) ketika PDAphone kita hilang. Itu kata seorang temanku. Ia (taruhlah namanya Mila – bukan nama sebenarnya) yang seorang gadget mania, menyimpan semua data pentingnya dalam sebuah PDAphone. Mila tidak pernah mengetahui dimana tepatnya kehilangan sliding PDAphone dengan keyboard QWERTYnya, sampai ketika ia menyadari dalam waktu hampir 20 menit tidak ada sms atau panggilan telepon yang masuk. Bo, miss ring-ring gitu looohh.. Agak aneh aja kalau dunia tiba-tiba menjadi sepi. Begitulah, Mila melongok ke dalam tas bermerknya, dan PDAphonenya tidak ditemukan.

“Keselip kali, nek..” Kataku asal waktu itu.

“Please, deh, Andin.. Emang sekecil apa sampai bisa keselip. Ga mungkin banget deh. Gue ngerasa selalu ada kok! Bahkan ketika bos gue nelpon nanya kenapa makan siang belum kelar juga padahal sudah jam satu lewat sepuluh, loe juga denger kan?”

“Ya, gue ga terlalu memperhatiin dong.. HP loe kan ga cuma satu say.. Yakin tadi loe terima telepon dari PDA loe? Bukan dari yang lain?”

“Andini Satari! (Iya, dia emang suka asal nyebut namaku, apalagi kl lagi bete) Loe tuh perhatian dikit kek ke temen loe.. Temen yang selalu ada bersama dalam suka dan duka.. Temen yang seluruh rahasianya digantungkan kepada loe.. Ayo, ikut bantu cari!”

“Iye.., gue bantu.. Entah gue yang o’on apa pelet loe ke gue dah sedemikian parahnya. Jelas-jelas yang bergantung adalah loe kepada gue, eh.. gue diperdaya masih mau juga. Eh, eh,eh.. Iya, gue bantu.. Jangan marah-marah gitu dong!”

Pertama kami menyusuri toko donat tempat Mila menunggu ketika aku membeli selusin original glazed donuts. Kata mbak-mbaknya,”Waduh.., kami nggak lihat Kak.. Kalau staf kami yang menemukannya pasti kami simpan dan dikembalikan kalau ada yang klaim. Tapi entah kalau pengunjung yang menemukannya.”

Ok, gagal di toko donat. Kami kemudian pergi ke tempat butik murah-meriah yang nama tokonya mengambil nama sebuah warna. Di sana pun nasibnya sama. Kemudian kami pergi ke sebuah toko yang mengkhususkan menjual perlengkapan bayi. Di lantai itu ada beberapa toko dan kamipun sempat masuk ke semuanya. Bukan.., bukan karena kami berdua yang sudah menikah sedang mempersiapkan punya bayi, tapi karena ada rekan Mila yang melahirkan. Tapi semua jawabannya sama.”Tidak ada, Kak.. Kalau kami menemukannya tentu kami simpankan. Kalau tamu kami yang menemukannya, itu kami tidak tahu.” Semua sudah diprogram sama ternyata.

Akhirnya aku dan Mila berhenti di salah satu cafe yang cheese cakenya pernah menjadi nomor satu beberapa tahun yang lalu. Aku murni untuk menikmati dua potong cheese cake nya. Mila untuk menenangkan diri, kemudian meratap, menenangkan diri lagi dan seterusnya.

“Sudahlah Mil.. Sudah jam 3 ini.. Loe nggak balik kantor?”

“Loe sendiri nggak balik kantor, Ndin?”

“Susah bicara dengan orang yang kalut. Kan dah gue bilang kali kalau hari ini gue cuti ngurusin kuliah gue, makanya gue nyantai aja dari tadi.”

“Oh iya ya..”

Aku menyuap cheese cake ku lagi. Untung selain masalah keuangan, tidak ada yang dapat mencegahku dari menikmati berpotong-potong cheese cake. Badanku tidak mudah melar, alhamdulillah...

“Gimana ya, Ndi..?”

“Apanya..?”

”Ya handphone gue lah, Sinting!”

“Deuh.., nyolot.. Ya, gimana lagi, hilang bukannya?” Aku masih saja menggodanya.

“Iya, terus gimana?”

“Loe tuh kadang-kadang tololnya amit-amit ya.. Faktanya adalah loe tidak menemukan handphone loe. Ditelepon sudah tidak tersambung. Kita susuri kemana-mana tidak ketemu. Terus bagaimana lagi?”

Mila diam.

“Udah beli lagi aja.. Gaji lo kan dua digit. Hampir enam kali gaji gue. Lah, gue aja bisa beli handphone berkamera, bukan yang megapixel sih ehm, dan mesti nabung setengah tahun, ehm lagi. Jadi pasti buat loe pasti gampang banget. Handphone loe yang hilang harganya sepertiga gaji loe bukan? Beres banget kan.. Mana laki loe juga kaya raya. Nggak usah diambil hati. Ganti baru aja. Kalau loe bawel gara-gara ngerasa nggak mampu beli handphone yang sama, gue gantung juga deh. Nggak empati ma gue.. Yang harus berdarah-darah kalau mau beli sesuatu.”

“Halaaahh.., drama queen loe!! Jelek banget sih..”

“Ya, abis.. Loe aneh sih, Mil... Kadang mengapresiasi sesuatu tidak sesuai dengan nilai sesungguhnya..”

“Justru nilai yang sesungguhnya jauh lebih besar dari sekedar gaji gue, tau’?”

“Apa sih susahnya Mila..? Nomor loe bisa tetap nomor yang sama karena pasca bayar kan? Kerjaan kantor loe? Tinggal bilang ke bos loe yang baik hati itu juga sudah beres masalahnya. Phone book nya? Kan masih ada dua handphone loe yang lain. Bisa lah ngelengkapin dari situ. Trus loe kirim email ke kolega dan rekan-rekan loe untuk ngasih nomor mereka. Beres.. Iya kan?”

“Bukan itu, Ndi..”

“Trus..?”

”Handphone itu dibeliin kantor, Ndi..”

“Hah..?!? Pletak.. Loe bodoh amat sih.. Kalau gue bawa barang kantor hilang emang kasus jadinya. Nah, loe gitu loh.. Bukannya malah lebih gampang urusannya? Dari cerita-cerita loe kan bos loe baik banget. Laptop kemaren yang tipis n ringan banget dibeliin bos loe bukan sebagai kado nikah? Loe juga kemaren ditahan-tahan di kantor yang sekarang dengan iming-iming gaji naik bukan? Jadi masalah handphone enam juta aja beres kali..”

“Emang pasti dibeliin lagi sih.. Hitungannya juga gue kan pejabat kantor..”

“Nah, itu selesai deh.. Udah, berhenti menggerutu. Bete gue dengernya. Loe dapet fasilitas banyak banget dan hidup loe lebih enak dari gue, tapi masih ngerasa kurang puas dan rasa mau mati gara-gara kehilangan handphone. Gimana loe di tempat gue ya..“

Mila diam. Tidak menjadi tersadar sepertinya, tapi lebih takut ngeliat aku marah-marah. He3...

“Ndi..”

”Apa?” Uh.., rasanya ingin menggetok kepala cewek cantik ini.

Mila menunduk. Seperti mengheningkan cipta waktu zaman aku SD. Dalam banget tundukannya! Aku dulu begitu bukan karena menghayati lagu Syukur, tapi karena takut guru piket yang keliling-keliling menegur murid yang masih saja bercanda.

“Ada foto-foto gue dengan bos gue masalahnya..” ujarnya lirih.

Aku tidak perlu mendengar rincian foto seperti apa dan separah apa, tapi sepertinya aku sudah paham mengapa seorang Mila yang kukenal begitu paniknya PDAphone nya hilang. Ternyata data penting yang disimpan itu benar-benar penting sekali loh..

(semuanya fiksi. sekedar pemanasan karena aku berniat belajar menulis lagi. bukan, bukan kisah nyata diri sendiri atau teman.. tapi yang benar-benar mengeluarkan daya kreativitas.. secara aku suka hiperbola n daya kreativitas terlalu tinggi - thx utk my hubby yg berjuta kali menyadarkan ini, walau dia juga kadang nggak ngeh. hehehe.. jadi ceritanya mo coba belajar nulis fiksi abeeezzzzzz...... )

Wednesday, May 16, 2007

Selingkuh karena CINTA atau UANG???

hari minggu lalu, saya dan 27 teman sekelas plus dosen intermediate financial management (omg.., baru inget.. lusa mid-test.. *glek*) makan siang bersama di rm sederhana di cikini. rencana dadakan kurang lebih satu jam sebelumnya dan hanya berdasarkan sms-sms dan pesan gerilya maka untuk kesekian kalinya kelas kami pergi bareng. saya menyetir mobil birunya shanti (ngebajak dari mas syarif yang semula didaulat shanti menjadi driver).

berangkat, makan kalap (saya tidak - nasi, satu potong ayam, es teh manis; pikiran lagi nggak beres), bayar pucat (pak kreshna maksudnya), dan akhirnya kami meninggalkan rm sederhana. di jalan para penumpang mobil shanti sempat membaca sebuah iklan dalam spanduk yang menyebut nama ANGEL LELGA. ini lah yang kemudian menjadi bahasan menarik kami menuju kampus untuk kemudian meneruskan financial management lagi.

jadi begini pertanyaannya. (ehm, tolong ya.. saya anggap karena kamu mampu akses internet dan bermain blog, maka boleh diasumsikan punya kecerdasan minimal rata-rata bawah, sehingga cukup cerdas untuk memilah mana content postingan ini yang sungguh-sungguh, mana yang tidak)
jika (dan hanya jika), kita harus selingkuh, mana yang dipilih: selingkuh karena cinta atau karena uang??

wah.., mobil shanti langsung rame. tau lah anak-anak AP8C impulsif semua. ada yang bilang karena cinta.. ada juga yang bilang karena uang.. karena belum ada kesepakatan (walaupun sebenarnya tidak mencari kesepakatan. hehehe) akhirnya pertanyaan dibuat lebih sulit dengan menambahkan suatu kondisi: loe sudah menikah!! begitu ditanya begini, ternyata lebih rame lagi.. *aduh, ibu-ibu..*. ada yang protes bahwa nggak mungkin lah kalau sudah menikah selingkuh (wah, nggak pernah baca tabloid dia.. hehehe).

ya.., awalnya kita dengan segera bilang: kl mesti selingkuh mesti karena cinta dunk.. tapi setelah dipikir ulang.. apalagi dengan kondisi menikah, kalau mesti selingkuh karena cinta apa nggak capek..? tapi kalau karena uang, apa bukannya meletakkan kita pada derajat yang lebih rendah lagi. saya sendiri sempat ingin bilang (wahh.., banyak yang nunggu-nunggu nih gimana pendapat saya. *ge-er*) bahwa kalau saya sudah menemukan puzzle kita yang hilang, bagian dari sebelah hati yang kosong, yang mampu menjadikan saya seseorang yang lebih mencintai Pencipta saya daripada dunia saya, Insya Allah saya tidak pernah selingkuh, terpikirpun Insya Allah tidak..

pada akhirnya, sedikit menyesal juga karena mengetengahkan topik ini.. selingkuh saja (kemungkinan besar) salah, kok ditambah kondisi yang lebih susah lagi.. tapi kalau perjalanannya bukan dari sederhana ke soeroso 2 melainkan dari jakarta ke yogya, bisa jadi memang seru dan berkesimpulan.

nah.., kamu sendiri bagaimana..? kalau harus selingkuh, selingkuh karena CINTA atau karena UANG??



Monday, May 14, 2007

Power n Money!! (story from rutan)

sabtu kemaren, karena mendapatkan informasi dari yudhi n indi (AP8C - MM UGM) bahwa kegiatan kuliah hari sabtu dipindah ke minggu, jadi saya meluangkan waktu untuk pergi ke rumah tahanan militer cimanggis. berangkat jam 10 pagi dari rumah, mampir sana-sini dulu, dan tiba disana sekitar pukul 13.30. shalat dzuhur dan menemani makan siang (saya sudah makan siang duluan di rm padang siang malam, cijantung) kemudian ngobrol-ngobrol sampai menjelang maghrib.

walaupun suasananya agak miris, tapi perlu disyukuri. karena berbeda dengan sel yang semula saya lihat di televisi, koran atau junkmail, alhamdulillah tempat tahanan yang saya kunjungi memadai. seperti kamar kost dan tidak bergabung dengan narapidana lain. bukan.., kamu salah kalau kamu berpikir orang yang saya kunjungi sedemikian berkuasanya sampai dapat kamar tahanan khusus. melainkan memang karena yang bersangkutan belum diputus bersalah atas kasusnya. dan itu maksud saya kenapa judul ini adalah Power n Money. di sini saya belajar bahwa seseorang yang terhormat dan jujur pun, karena kekuasaan dan uang beberapa oknum bisa saja terdampar di rutan. para penguasa yang berduit itu pilih acak dan kebetulan (baca: malangnya), yang jadi korban ya orang yang saya temui di sabtu siang itu.

saya jadi ingat salah satu episode kick andy - metro tv yang menampilkan bapak rahardi ramelan, interview dengan probosutedjo, juga potongan interview sophia latjuba dengan bob hasan. saya tidak ahli dalam kasus-kasus mereka, saya hanya tahu bpk rahardi didakwa atas korupsi bulog sekian puluh miliar. saya tidak paham kebenarannya. waktu itu saya masih terlalu sibuk dengan haha-hihi, dengan main abis-abisan, juga dengan kerja abis-abisan..
hal yang saya pelajari dari tayangan kick andy tersebut, bahwa terdapat kemungkinan seseorang dikenai kesalahan yang tidak dilakukannya. putih menjadi hitam. hitam menjelma putih. apalagi kalau warnanya tidak tegas, putihnya agak kotor sedikit, misalnya (yaa.., ndak mungkin kan orang suci sampai putihnya tak terbantah). dengan kekuasaan dan uang, putih
agak kotor itu bisa menjadi hitam yang sangat pekat.
kenyataan ini dikuatkan kembali dengan kunjungan saya ke rutan militer cimanggis.

kadangkala sulit dipahami bahwa yang menenggelamkan kita pun orang-orang yang sebelumnya sangat kita percaya. once u've got a power n money, the world is yours. begitu kali ya.. tidak peduli kekasih, teman, tetangga yang dulu ikut jaga anakmu, kalau dia diberikan kekuasaan dan uang, jangan sampai berseberangan dengannya. walaupun kamu benar dan kebenarannya bisa diuji, kalau mengambil posisi berseberangan maka kamu akan digulung
hidup-hidup dan dibiarkan mati sesak. karena dunia miliknya.

pfuihh.., agak berat. materi yang agak politis. sayapun jadi agak bodoh kelihatannya.

moral of the story:
jadi.., kalau kita: orang awam, rakyat biasa - yang hanya karena permainan segelintir orang yang juga tidak lebih berkuasanya dari kita (tapi katakanlah dia beruntung dalam menjilat), akhirnya menjadi korban, ndak usah kaget dan terkencing-kencing. putih sedikit kotornya diri kita yang dijadikan hitam legam oleh musuh, saya pikir wajar. eh, kita masih terlibat dengan
yang kelas teri loh.. masih perlu disyukuri, minimal kita mendapat kesempatan untuk melatih pengendalian emosi, ketahanan psikis (dan fisik), kemampuan analisa dan sintesa, kemampuan strategi perang (halaaahhh.., makin serius gini..), dan kemampuan-kemampuan lainnya.

itu yang pertama. kedua, minimal kasus-kasus seperti ini bisa dijadikan pelajaran yang terpatri kuat-kuat, supaya ketika:
1. menjadi korban: lebih sensitif mengenali gejala-gejala ketika kita akan dianiaya dan mempersiapkan segalanya.

2. menjadi penguasa dan/atau kaya raya: menyadari bahwa semuanya adalah amanah dan memiliki kewajiban untuk dipertanggungjawabkan di dunia ataupun kelak di akhirat.

jadi begitu lah ceritanya.. banyak hikmah dari kepergian saya ke rumah tahanan militer cimanggis. hehehe.., saya tahu. pasti masih banyak yang penasaran, memangnya dalam rangka apa saya kesana? mengunjungi siapa? kasus apa dia? sudahlah.. anggap saja dalam salah satu episode hidup saya, saya bertemu dengan orang-orang yang memberikan inspirasi dan mengingatkan supaya saya menjadi lebih baik lagi. yang saya kunjungi itu salah satunya.


oia, biar ndak terlalu berkerut, ini oleh-oleh dari kunjungan sabtu saya kemaren. foto malaikat saya yang lainnya. kalau yang ini, ibu kandungnya tidak masalah kalau saya menciumi, mencintai, dan memperlakukannya seperti anak sendiri.

Monday, May 07, 2007

Goa Mimpi - Bantimurung: katarsis yang manis!

*ternyata mendapati diri lo masih dikelilingi orang2 yang di depan lo manis n di belakang ngomongnya kejam masih merupakan pemicu amarah yang sangat2.. lebih marah lagi ketika lo nggak berdaya ketika orang yg lo sayang diinjak2 harga dirinya..*

menjadi orang yang sabar benar2 perlu perjuangan, terutama bagi saya. pada beberapa hari ini ketahanan psikis saya rasanya sudah pada titik hampir ambruk. dengan fisik yang lagi dalam tuntutan tinggi, saya khawatir, saya sudah tidak punya apa-apa lagi. sangat mungkin langsung tersungkur dalam hitungan detik kl ada serangan selembut sayap capung.

perjalanan di Goa Mimpi - Bantimurung menyelamatkan saya.

sebenarnya bukan perjalanan yang direncanakan. sama sekali bukan. sehingga saya tidak membawa kamera dan hanya mengenakan setelan ala kadarnya (plus tas bahu yang perempuan banget dan amat sangat mengganggu). ketika sampai air terjunnya memang menggoda, tapi agak ragu untuk bergabung dengan kerumunan penikmat wisata itu. pertama, saya langsung ingat suami saya yang dengan jelas tidak suka badan saya basah-basahan tidak pada tempatnya. kedua, *glek*, itu banyak sekali pengunjung.. bukan. BANYAAKKK sekali. dan saya tidak terlalu bisa membayangkan apa saja makhluk-makhluk di dalam air yang bisa saja saya hirup atau telan (nggak boleh protes, please.. bawaan bayi. he3).
akhirnya memang saya lebih memilih Goa Mimpi, daripada Goa Batu. saya belum pernah dapat contekan sebelumnya, cuman saja tampaknya 'mimpi' lebih cocok dengan saya dibanding 'batu' (2-2nya sih cocok. si kepala batu yang tukang mimpi. wakakkakak).

okehh, balik lagi.. jadi akhirnya saya dengan antusias memulai petualangan menuju Goa Mimpi. wuiihhh, dari namanya saja sudah seru, saya pikir. kemudian saya lihat team yang bersama saya: satu orang pemandu dan 4 rekan kantor (salah satunya adalah perempuan dan teman baik saya: risma). kayaknya sudah solid dan meyakinkan, walau risma kadangkala bikin niat saya surut juga (secara blum apa-apa dah besar rasa ingin tahunya mengenai medan dan jarak yg harus ditempuh nanti. he3, peace ris..).
jalan kaki lewat setapak yang semula ringan kemudian menjadi terjal dan licin. saya berusaha melakukannya tanpa bantuan siapapun. di awal sekali saya perlu tangan orang lain untuk menjaga tidak limbung. selanjutnya sebelum Goa Mimpi saya melakukannya sendiri.

rasanya senang.. bersemangat.. dan benar2 melepaskan semua amarah.

risma tersayang ternyata secara fisik tidak kuat. ketika saya berkeringat segar dengan wajah merah (karena doping ulu juku kayaknya), teman saya itu sebaliknya. pucat pasi seperti mayat dan dingin seluruh badannya. sy serba salah. karena sy begitu menikmati perjalanan dan ingin seluruh dunia tahu, sementara di sisi lain harus bertoleransi untuk mengeluarkan empati sebisanya untuk risma dan menguatkan dirinya untuk terus. ketika akhirnya kami berada di mulut goa, risma ternyata memang tidak bisa 'diapa-apain' lagi. sudah hilang semangat. saya? uh.. saya malah tambah semangat!

ketika masuk, rasanya tenteram banget. tidak ada lampu sama sekali selain lampu senter 4 buah yang dipinjamkan pemandu (saya pegang salah satunya. iya dunk.., saya kan salah satu pemeran utama. he3). saya sering iseng tidak menyorot jalan ataupun hal yang disorot pemandu. saya arahkan ke dinding gua, ke pojok-pojok dan kemana saja sesuka saya. karena.. karena semuanya indah!! Masya Allah.. Subhanallah.. saya tidak berhenti mengagumi. terus
terang, goa-goa yang saya kunjungi sebelumnya hanyalah goa yang pernah didiami sebagai tempat persembunyian tentara kita ataupun musuh, sehingga auranya berat dan rasa pedih-getir terlalu terasa. pun rata-rata hanya bentuk terowongan.

Goa Mimpi itu luar biasa. stalagtit dan stalagmitnya.., aduh.. saya bingung mesti bilang apa. dan rasanya damaaaiiii... oia, sempat ketika baru-baru masuk ada kejadian agak aneh. tau lah, kalau saya termasuk orang dalam barisan paling depan. jadi sesudah pemandu, langsung saya di belakangnya. 3 bapak-bapak jalan agak di belakang karena harus sigap kalau terjadi apa-apa dengan risma. nah ketika saya menuruni anak tangga kayu yang tidak lengkap sehingga harus
ekstra hati-hati, tiba-tiba ada yang berbisik sangat dekat di telinga kanan saya. sekarang saya sama sekali tidak bisa mengingatnya (salah satu kelemahan saya: selective forgetting), tapi waktu itu kok saya paham apa yang dibisikinya. saya pikir itu salah satu rekan, ternyata ybs cukup jauh dan karena anak tangga kayunya curam, sangat tidak percaya dia bisa ikut berada langsung di belakang saya kemudian naik lagi ke atas. tentu tidak bisa dilakukan seketika.
merinding sih.. tapi ya sudahlah.. goanya terlalu indah sehingga sayapun lupa.

akhirnya begitulah.. saya terkadang jalan pelan-pelan, namun kadangkala harus bergegas dan melewatkan semua keindahan. menyesal karena tidak bisa terlalu menikmati. tapi memang harus begitu. bagaimanapun, saya harus menghormati hak orang lain untuk segera cepat pulang.


saya sempat terantuk batu. ibu jari kaki kanan terluka dan berdarah tidak berhenti. kecil saja. dan saat itu sakitnya pun tidak terasa. kemudian sy memutuskan nyeker dari tengah-tengah goa sampai dengan turun, membuat benar saya menginjak bumi.
hanya beberapa kali memerlukan pertolongan orang dalam rangka belajar tegar dan mandiri. juga dalam rangka menjaga amanat suami. itupun ketika situasinya memang tidak bisa dibantah bahwa saya memerlukan pertolongan.
saya berjalan, saya merosot pasrah, saya setengah merangkak. saya berpegang pada akar atau batu. tergores sedikit-sedikit. kotor banyak-banyak. tapi rasanya puas begitu tiba di bawah.


ada selorohan dari rekan-rekan kantor terhadap saya dan risma. katanya kami berdua anak kota. tapi kalau saya, anak kota keturunan tarzan. hehehe.., belum tahu mereka bagaimana saya sebelum mereka melihat saya bergaun ria. terus terang, saya memang senang tantangan, dimanapun. tapi untuk menjadi tarzan yang sesungguhnya: hidup di alam, kayaknya banyak hal yang perlu saya pelajari dan saat ini saya tidak sanggup! gimana kalau tiba-tiba tisu basah atau cairan pencuci tangan saya habis?? atau kalau harus buang hajat di tengah hutan tidak ada toilet yang wangi karbol?? *pletak.., nggak penting!*

sudahlah.. yang pasti saya senang dengan perjalanan saya ke Goa Mimpi - Bantimurung. katarsis yang benar-benar manis dan merefresh energi psikis saya. walaupun fisik seperti tulang-tulang berpisah dari otot-otot dan daging, tapi kalau ada yang mo ngajakin berperang dan menginjak harga diri saya, wuiihhh..., bisa mati berkali-kali dia!!


Wednesday, May 02, 2007

sinetron mungkin memang realita!!

TV show yang paling jarang sy tonton adalah sinetron. lepas dari kontroversi bahwa sinetron:
a. tidak mendidik
b. juara hiperbola nomor satu
c. menjual mimpi
d. kedekatan dengan realita kadangkala dipertanyakan
(ayo dong.. tambah lagi.. mendadak sy lupa nih.. padahal di sekeliling sy banyak yang nyerocos seperti habis makan cabe segar 2 mangkok kalau lagi ngomongin pro kontra sinetron)
e. sarat pesan kapitalis
(aduh, sudah uzur sy.. ingatannya hanya bisa sampai nomor e);
kita harus sadar sinetron adalah kelas tingginya pertelevisian Indonesia kl dari konteks waktu tayang.

sy sendiri sama sekali TIDAK PERNAH (maaf, sy highlightnya dengan sangat keras) mengikuti sinetron Indonesia. setidaknya dalam 8 tahunan belakangan ini.
tapi kemudian ada yang mengubah sy (oia, ttg kata 'mengubah' dan 'merubah' sempat membingungkan krn sy lupa kata dasarnya. seingat sy ubah. dan di kamus tesaurus nya eko endarmoko yg baru sy beli hr minggu hanya ada kata ubah, tidak rubah. sampai di rumah sy akan coba lihat di kamus besar bahasa indonesianya balai pustaka yg umurnya sudah 15 tahun jadi maaf kl salah). bukan artinya lantas sy mengikuti dan menjadikan sinetron sebagai pelepas penat ketika sy menekan tombol power di televisi. tapi mengubah sedikit pendapat sy tentang kadar kesahihan skenario dalam sinetron.

ternyata dalam kehidupan yang dekat dengan sy, sinetron ternyata bulat-bulat mencuplik episode hidup kita. bukan hanya di sinetron seorang anak bisa melawan dan mencaci orang tua/ orang lebih tua dengan bebas dan menjadi makanan sehari-hari (untuk kriminalitas/kekerasan, sy anggap deviant behavior ya dan krn cukup minor jumlahnya, sehingga tidak membuat sy menggeneralisasi fakta itu).

sy sering sekali mendengar atau bahkan menyaksikan anak yang melawannya minta ampun kepada orang tua atau orang lebih tua yang juga kerabatnya. tapi untuk dua kejadian berikut ini yang membuat sy langsung teringat dan minta ampun pada mama sy.

pertama, ketika pada suatu jum'at yang mengharuskan sy bepergian siang hari sehingga orang laki-laki yang ada bersama sy menunaikan shalat jum'atnya di rest area tol cikampek kilometer 57. sy mengulang bacaan the interpreter of maladies dengan menekuk lutut dan minum tebs karena menunggu 45 menit dengan berdiam akan sia-sia. kemudian datanglah mereka: ayah dan anak laki-laki yang tidak sy kenal. nggak mau sy ceritakan dr awal ataupun detil tapi ada beberapa yang menarik dan menyayat hati. ayah berusaha mati2an dari cara praktis (hanya mengajaknya) smp dengan cara yang rumit (sedikit memasukkan unsur religi) namun bungkusannya tetap halus. kamu tahu reaksinya? si anak marahnya minta ampun. dan tidak habis pikir kenapa dia harus meninggalkan sebatang rokok dan teh botol sosronya untuk mendengarkan khatib berkhotbah dan akhirnya berjama'ah. terutama sekali adalah dia tidak habis pikir kenapa harus mengikuti saran ayahnya. kl dia ingin shalat, dia shalat. tapi bukan mengikuti saran ayahnya. itu katanya.

bahasa anak itu kasar. sy pun miris dan berulang kali berdoa supaya tidak ada anak sy, keturunan sy, ataupun saudara serta kerabat yg sy kenal berperilaku seperti itu. ketika sy beranikan diri melihat mata mereka (waktu itu posisi tidak menguntungkan: di sebelah kiri mereka), sy langsung minta ampun pada NYA. ternyata anak belasan tahun!!
tidak peduli apa latar belakang yang dialami anak sehingga ia merasa berhak berbuat demikian pada ayahnya (apakah krn bukan ayah kandung, apakah dia pernah kecanduan narkoba, apakah ayahnya pernah sgt menyakitinya), pendapat sy semestinya itu tidak perlu terjadi. saat itu sy terpikir, mungkin pernah ada sinetron yg seperti ini juga pada suatu waktu?

peristiwa kedua adalah ketika anak dan nenek saling menyebut "goblok" dan "tolol" dalam amarah mereka dengan entengnya. masalah sepele sekali. sy benar-benar terkejut waktu itu. seperti memindahkan adegan dalam sinetron (tinggal mencari suatu frame - benar-benar frame - ukuran 2mx1m untuk membuat sy merasa menonton sinetron). wah, dunia sudah berhenti berputar kah?

sy sering berbuat kasar kepada orang tua. bahkan kekasaran yang membuat sy pernah diusir dari rumah (dua kali). tapi tidak sekasar dua kejadian itu. pun setelahnya, baik sy dan orang tua sy merasa menyesal dan kami berbaikan sambil meneteskan air mata. kami mencintai satu sama lain dan menyakiti yang lain adalah sama saja dengan menyakiti diri sendiri. nyesss banget.. rasa seperti ditusuk belati es mungkin. setelah sy tinggal terpisah 3 jam perjalanan yang akhirnya menyadarkan sy dan membuat semakin menundukkan diri ketika berhadapan dengan mereka.
dan mungkin inipun seperti tayangan sinetron.

jadi sy sekarang bertanya. siapa yang mengedukasi siapa? siapa yang mempengaruhi siapa? dimana posisi kita? dimana posisi sinetron?
apapun itu jawabannya, kesimpulan sy satu.. sinetron mungkin memang realita!!

Wednesday, April 25, 2007

Making Friends with the Enemy

sy pernah menulis dengan topik yang hampir sama di blog ini dg judul sakit hati + iri hati = fitnah & halusinasi (from my FS blog). disitu cerita tentang rasa sakit dan iri hati. kali ini sy mo bahas jika kita memiliki orang yang tidak cocok dengan kita (terminologi ekstrimnya: musuh). entah itu hasil sakit hati, iri, perbedaan prinsip dan lainnya.
kalau "musuh" itu memang ada: nyata dan tidak hasil imajinasi, dan berada di sekitaran kita, apa yang harus dilakukan?

kalau sy menjawab pakai ilmu cuih-cuih, jawabannya tentu: bertemanlah dengan musuhmu. kalau sy menjawab dengan ego sy, jawabannya tentu: berperang sampai titik darah penghabisan.
namun pada suatu ketika jawabannya akan menjadi: "tergantung", seperti jawaban para populis yang senang sekali mencari aman. coba cari celah untuk tidak mati. tapi memang begitulah. bisa jadi jawabannya tergantung.

kunci yang perlu dilakukan sebelum kita main kotor atau cukup menjadi orang suci dan berharap semoga kebaikan melupakan dendam diganjar surga olehNYA, adalah dengan mengenali "musuh" kita. coba deh definisikan dulu yang sebenarnya kita anggap musuh itu siapa? apa ketika kita sudah punya definisi mengenai bagaimana teman, lantas smuanya yang tidak sesuai dengan definisi tersebut, langsung kita pungut dan lemparkan dalam kotak berlabel: "musuh"? ih.., kasian sekali kamu..

apakah ketika seseorang yang mengasihi keluargamu dengan sangat, namun diembus-embuskanlah oleh orang yang tidak menyenangi kondisi tersebut bahwa itu hanyalah strategi perampasan keluargamu atau berniat buruk terhadap keluargamu, sehingga pada akhirnya kamu menganggap seseorang yang mengasihi itu adalah musuh, apakah sebenarnya sudah tepat?

atau ketika dia memiliki pendapat yang berbeda kemudian serta merta kamu anggap dia musuh? hei.., lupakah.. bahwa kebenaran itu hanya milik DIA? selama kebenaran tersebut belum dapat justifikasi dari aturan keilahian, sy pikir semuanya masih bisa didebat. termasuk pendapat "benar" kamu.

kamu dan saya lahir sebagai orang yang berbeda: latar belakang dan ide-ide masa depannya. kehidupan satu sama lain pun berbeda. setiap detiknya. maka coba masuki kehidupannya dengan sudut pandang yang tidak picik. terbukalah. jangan berdasar informasi parsial kemudian diambil keputusan. naif. tolol. merugi. apalagi untuk meletakkan seseorang sebagai musuh.

ayo definisikan lagi. umur kita sudah tidak muda loh.. dan bukan berarti kalaupun muda merasa masih ada jatah umur sehingga berharap kelak urusan membersihkan hati bisa tuntas.
tidak perlu bermusuhan.. simpan saja energi pada sesuatu yang lebih penting, misalnya menyelesaikan pengejaran cita-cita yang tertunda.

lagipula (ini yang penting).., ingat hukum kekekalan energi? energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan?
pendapat sy, ini dapat mensimplifikasi penjelasan kenapa tidak perlu bermusuhan, wlpun mungkin tidak secara tepat berlaku untuk bentuk energi psikis.
energi yang ada di diri, kita anggap sejumlah X. maka ketika kamu memakainya untuk bermusuhan, udah nggak X bulat lagi sayang..
dan ngebayangin orang itu, musuh kamu, yang dapat privilege ngabisin energi kamu, apa nggak bikin tambah sebel tuh..? jadi sudahlah.. hidup tenang aja kita.. hidup sudah rumit tanpa kamu menambahnya dengan masalah permusuhan-permusuhan.


----
nulis ini krn lagi inget temen yg punya kebencian luar biasa pada seseorang. kebencian yang sanggup meledakkan satu kota mungkin..

Friday, March 16, 2007

EMPAT MATA yang tidak berma(r)ta(bat)

setelah menjadi most wanted topic disana-sini dengan taburan bintang-bintang smp dg menteri, akhirnya secara beberapa hari berturut2 sy memutuskan untuk menonton dari awal hg akhir Empat Mata-nya tukul arwana di trans7.


episode semalam sangat menarik. tidak karena kedatangan ira-ari wibowo yang santun ataupun azhari sisters yang serba 2 much (semula sy berharap ada celetukan tukul ttg gosip yg menerpa mereka sbg groupies nya jamie cullum); melainkan karena katanya akan ada saudara kandung tukul yang akan hadir.


ini menggelitik sy. dugaan awal: kk nya adalah pengelola dari usaha2 yang dimiliki tukul. biasanya orang daerah (seperti sy) akan memiliki rootedness thd keluarga yang sangat besar dibanding dg orang yg lahir, besar dan terbiasa mandiri di kota besar. maka asumsi sy terhadap tukul dan kk nya pun demikian. ada usaha milik tukul (yang nasibnya jauh lebih beruntung) yang dikelola kk nya. bantu-membantu. berbagi rezeki. seperti kl tidak salah (maaf, sy dah ndak pernah update gosip jd sekali lagi maaf kl salah) indra brugman (how 2 spell his name?) yg salah satu usahanya dikelola adik2nya.


ok.. kembali ke leptop..

itu dugaan awal sy. kk nya adalah orang daerah, diberi kepercayaan mengelola salah satu usaha, minimal sedikit terpoles karena adiknya adalah orang yang selebritis dan kaya raya.


tp ternyata tidak.

kowiyah, kakak perempuan tukul, adalah perempuan lugu daerah. agak gagap budaya. agak gagap teknologi. sy nggak tau apakah ini skenario atau bukan, tetapi episode semalam adalah episode paling sinis, paling sarkas, paling menjijikkan. karena 3 orang di sana: tukul, peppy, dan salah satu dayang2nya tukul, mengeluarkan celotehan-celotehan yang nggak mutu dan menyakitkan sekali.

bukan kepada orang yang biasa tersorot kamera sehingga paham bahwa kadangkala tidak masalah merendahkan diri sendiri dan orang lain asal dapat memancing tawa dan DIBAYAR.

bukan kepada orang yang gaya bergaulnya cela-mencela adalah hal biasa sehingga kadangkala norma pun turun derajat karena dipanggil dan memanggil kata-kata kasar adalah syarat.

tapi kepada ibu kowiyah. kakak kandung tukul sendiri. yang naif, terbata dalam bicara, model pakaian dan sandal sederhana, berharga diri sehingga marah ketika kehadirannya disangkutpautkan dengan sejumlah uang, dan menyatakan secara jujur dan sederhana bahwa dia senang adiknya berhasil.


tidak pada tempatnya ketika membahas persaudaraan, tukul malah merendahkan saudaranya sendiri. hanya satu kali tukul meredakan dengan pernyataan: "nggak papa elek, yang penting hatine..". tp sy pikir itu belum cukup (semoga setelah syuting selesai, seluruh crew meminta maaf dengan sungguh-sungguh dan cukup).


entah kenapa, semalam sy hampir menangis membayangkan ibu kowiyah. tampak seperti terhukum yang sy baca-baca di buku fiksi dg setting tempo dulu yang dipasung di tengah kota. diketawakan, dilempari, dihina. dan dia tidak berdaya! rasanya mungkin sama seperti itu.

ibu kowiyah berusaha hadir semampunya. berpakaian layak, berperilaku sopan, dan berkata jujur. kenapa tidak ada penghargaan sedikitpun atasnya? bahkan oleh saudaranya sendiri.


jadi saudara tukul, anda dan seluruh anda mungkin menjadi komoditas. tapi ibu kowiyah? waduh.., nggak ada kah hati tersentil sedikit saja? for God's sake, di depan jutaan kamera ibu kowiyah sudah terlihat sangat sedih, marah dan putus asa.. itu juga mo anda ekploitasi??

rasanya sy jadi malas ikut bagian euforia menonton empat mata. ada sesuatu prinsip sy yang terlanggar. nggak papa nggak ikut trend. nggak papa tidak menjadi suatu kelompok. nggak papa sy jadi kampungan.

---
*ini curahan hati.. teman2 yg masih mau nonton, monggo..

Wednesday, March 14, 2007

Pelupa!!

bundanya najwa ternyata beberapa hari lalu ngasi peer buat aku n mamanya valisha. aku disuruh buat pengakuan dosa mengenai seberapa pelupanya aku.. nggak susah memang.. tapi tetep aja kl mesti membeberkan kelemahan (yg berpotensi menimbulkan kekacauan rumah tangga) adalah hal yang berat.. hehehe..

biasanya si aku lupa atas janji atau naro barang yg akhirnya hilang. hikz..
ok, ini daftar pelupa paling parah dari yang paling belakangan terjadi:
  1. jam tangan (akhirnya ketemu sih..)
  2. buku "Jagalah Allah" (maaf.. maaf banget krn aku ngilangin ini.. Demi Allah, ini kehilangan yg masih membekas banget saat ini.. n bener2 disesalin..)
  3. kartu mandiri
  4. sim card simpati (sim card mah dah berjuta kali ilang)
  5. bilyet deposito untuk bayar kuliah
smua kejadiannya sebulan belakangan ini.

saking pelupanya aku juga pernah ngilangin handphone, pulpen dari papa fathya, cincin emas dari rz, kalung emas n liontin crystal dari mama, kunci nakas, kunci mobil, kunci gembok, sunglasses mango, mp3 samsung yang lupa dikeluarin dari baju waktu direndam, ktp, credit card, anting2 emas, berkas2.. wah.. banyak banget dehh...
aku emg orang paling sembrono sedunia.. hikz..

(nissa.., utangnya lunas ya sayang..)

Wednesday, March 07, 2007

Be Responsible!

hampir semua orang (sy malah yakin: SEMUA) tidak ada yang ingin sakit. diantara hari-hari sy, yang sibuk dan (banyak sekali) tidak sibuk, penyakit flu memilih menjangkiti saya pada hari sibuk sy. deadline tugas-tugas analisis terhadap kasus di kampus yang bejibun banyaknya, rutinitas sebagai karyawan, project dari kantor demi meraih simpati top management yang entah raib kemana, tugas dan tanggung jawab krn status sy sebagai istri, kondisi keuangan yang miris dan tipis, serta hal-hal lain yg ikut menyita energi fisik dan psikis sy (seperti kerinduan pada anak); tiba-tiba semuanya datang sekaligus.
termasuk tamu tak diundang: virus flu.

sy biasanya orang yang sakit hanya krn kondisi psikis sy ketika itu lemah. lebih sering penyakit datang krn psikosomatis. ketika obatnya yang juga sebenarnya sugesti sj, maka sy bisa langsung sembuh. tubuh sy (baca: jasmani), alhamdulillah, sangat prima. mungkin juga krn kebiasaan mensterilkan tangan (eh, tangan tuh sumber penyakit loh!), atau krn setiap hari minum suplemen, atau krn sy tidak terlalu tergila-gila pada daging, atau krn permainan pikiran sy supaya tetap sehat - walaupun sayangnya sy masih jarang olahraga.

sudah 2 hr ini sy flu berat. dari minggu lalu sy sudah merasakan radang di tenggorokan. tp sy pikir tidak akan menjadi krn toh hidup sy tertib. tidak merokok. tidur malam selalu angka ganjil, kl nggak 3,5, atau 7 jam. tapi akhirnya kena juga: ingus, batuk, dan radang tenggorokan. bete sekali rasanya. aktivitas nggak optimal.

dan ketika sy flu yang tiba-tiba teringat di kepala sy adalah pengalaman-pengalaman sy berinteraksi dengan orang yg mengidapnya. tampilan ketika sy risih ketika naik bis berseberangan dg ibu-ibu yang batuk tidak berhenti dan seringkali lupa menutup mulutnya; atau ketika sy tidak bisa tidur sama sekali karena terbangun oleh goncangan saat rz batuk; atau ketika sy melihat anak kecil yang ingusnya (maaf) kental dan oleh ibunya diseka begitu saja oleh tangan; semuanya tertayangkan di ingatan sy.
sekarang sy yang menjadi orang yang bisa jadi dibenci oleh orang seperti sy.

hari ini sy masuk kantor agak siang dan menggunakan masker. sy terima image apapun yang terkesan di kepala tiap orang tanpa berusaha menjelaskan kepada mereka. sy pikir sy hanya berusaha "be responsible". sy membayangkan kl anak sy kelak sy bawa ke mall atau ke kerumunan orang yang entah mereka punya penyakit apa dan tidak melindungi diri mereka. rasanya ingin marah. jd demikian pula yang berusaha sy lakukan. sakit memang bukan pilihan. tapi tetap tidak mengelakkan kita dari tanggung jawab melindungi orang lain untuk tertular ataupun membuat diri kita semakin parah.

lagipula sy nggak mau menjadi tersangka yang menularkan penyakit :D

--

(tdnya mo nge attach foto sy pk masker tp masih nggak pede euy..)

Friday, February 23, 2007

Kacau..!!

begini deh kl amatir main blog.. udah blog adalah bentukan sederhana dari web yang secara logika memudahkan orang meletakkan semua bentuk pikirnya, entah docs, photos, videos.. eh, ini masih aja aku gaptek mensiasati blog..

hari ini aku temui hampir seluruh postinganku hurufnya berubah menjadi super duper mini size. apa memang sekarang udah ada website penyedia kaca pembesar dan krn aku pengen masang ad maka itu menjadi uji coba? (halah.., daya kreatifmu terlalu tinggi nak..). akibat ini, 3 orang kantorku yang kubuatin blognya jadi sedikit underestimate.. n kuatir kl pembuatan blognya ada di tangan yang salah.

tau lah.. bete nii.. hikz..

Friday, February 09, 2007

sendal jepit oh sendal jepit..

satu setengah tahun lalu, 12 juli 2005, saya pernah berniat membeli sendal jepit cantik.
sendal jepit yang diniatin jd sendal jepit pertama yg sy beli dg uang sendiri. yaa.. sy inget banget tgl ini. tgl dimana sy begitu bodoh krn ketika Presiden SBY n Ibu Ani lewat dg jarak hanya terpaut kurang dr 3 m tanpa pengawalan paspampres serta protokoler yang ketat, yg sy lakukan cuman diam, terpana dan sedikit menggigil.

sy dikutuk orang-orang karena tidak menyapa dan bersalaman dengan RI 1. si papap protes, katanya masak bapaknya bisa deket, main volley n foto brg SBY sementara anaknya nggak bisa (beliau mmg selalu membandingkan anaknya ini dg dirinya). sy balas, loh dulu kan SBY waktu di cijantung belum jd RI 1. si papap langsung mesem. nggak cuman beliau, yang lainnya juga protes, termasuk beberapa direktur yg saat itu juga ada di sana.

krn protes tak henti maka sy berseloroh bahwa dua buah kutub yang sama tentu saling tolak menolak. kutub apa? sy bilang kutub PENGUASA..
akhirnya sy di-huuu-in. biarin aja. lebih baik begitu daripada mereka tau alasan sebenarnya: kaki saya lecet bukan main.

baru deh di sini sy mulai merindukan sendal jepit. kaki sy perihnya luar biasa. engsel pergelangan pengen sy copot (ups!) dan kulit-kulit yg merah lecet pengen sy kelupas. sakit-sakit-sakit! tidak, sy tidak membenci high heel yg sy pakai. krn dari selusin lebih sepatu sy, hny ada 4 buah yg tanpa hak: 2 sneakers converse, 1 sepatu sandal tali2, 1 sepatu olahraga. sisanya high heels :D dan sy mencintai mereka karena merekalah yg membuat sy tampak lebih langsing, sexy, berkuasa dan cerdas (kok bisa? nanti lah ceritanya..).

begitulah akhirnya. selesai momen pertemuan dg orang penting (mh!), langsung saja sy mencari stand-stand terdekat yg menjual sendal jepit. dapat! di stand kerajinan bali ada sendal jepit yang tampaknya nyamaaaann sekali dipakai. berdesak-desakan sy berusaha mendapatkan penyelamat sy. terlalu rame.. dan akhirnya sy kembali k stand sy sendiri. enam hari sy menjadi PIC dalam eksibisi itu, sy tidak membeli-beli juga sendal yang sy incar.

ternyata benar pernyataan: SEKARANG atau TIDAK SAMA SEKALI. krn sy kehilangan momen membeli pd 1.5 th lalu, sampai dengan saat ini sy tidak pernah memiliki sendal jepit yg sy beli dengan uang sy sendiri. semua sendal jepit yg sy pakai adalah hasil rampasan (hehe). dan model2nya pun model kampung biasa, tanpa manik atau merek international. kadang-kadang malah sudah kotor. sy mau memfotonya juga malu. terakhir 2 pasang sendal jepit (yg 2-2nya malak dari kawaluyaan bandung n disimpen di mobil), sepasangnya raib kemana, sdg sepasangnya lagi semakin dekil dan lebih banyak warna hitam (mdh2an bukan jamur.. hikz) dibanding putihnya.

mgk sy harus benar2 beli sendal jepit sekarang.. yang nyaman, yang cantik. biar pekerja SPBU tidak ternganga ketika melihat sy turun: pakaian kantor yg stylish dan sendal jepit dekil (halusinasi sy: petugas itu ternganga krn pakaian sy, bukan sendal jepitnya. he3). supaya kl shalat n pergi ke mushala ada pandangan pengalih dari bentuk jari n kuku kaki sy yang ancur.
iya.., sy lagi berharap punya sendal jepit cantik dalam waktu dekat ini.. ada yang mau ngasi? :D

Thursday, February 08, 2007

SMS Draft Folder (2)

lanjutannya niihhh.. sebenernya bisa smp buat berjilid-jilid.. tapi sang empunya ada yang agak rewel..
  1. Berdoa kl mo bobo ya nak
  2. Aku nggak minta apa-apa kan selama ini? Ga ada tuntutan berarti apapun dari aku kan? (… sensor 10 kata)? Sebaiknya mmg hr ini tepat digunakan untuk introspeksi apakah msg2 sdh men… (smsnya tidak berlanjut)
  3. Sayang.., aku parkir di depan mushalla al h.. (waaa.., gw tau daerah ini nih.. pd ngapain kesitu?)
  4. Mba.., bukan aku ga mau bantu tp ini sensitive banget.. Mgk.. (smsnya nggak selesai)
  5. Sms baby aneh.. Baby berbeda.. Sakit banget.. Baby nggak butuh aku lagi.. Sakit Babe.. Sakit ada yang menuhin smua kebutuhan Baby.. Smntr aku masih berharap Baby dikirim Tuhan untuk aku dan satu-satunya yang akan memperlakukan aku dengan sangat baik.. Aku nggak sanggup dapet sms spt itu, nggak sanggup Baby berubah.. Tp kl Baby mau seperti itu.., aku bisa apa babe.. 23:09 230107
  6. Mama ngantuk.. Mama bobo ya..
  7. Sayang.., aku pup dulu ya
  8. Suamiku Sayang.., uda kenapa da..? K.. (smsnya nggak selesai)
  9. Wakzz.. Kok k rmh yuli dl? Jd nyetir smp rumah?
  10. Mmmuuaa (smsnya nggak selesai)
  11. Sayang.., aku ga bisa kayak gini terus menerus.. 1th lbh aku menahannya.. Berapa lama lagi Allah … (sensor 3 kata). Sayang memberikan semuanya dan aku nggak bisa apa2. Aku ga bisa aku gelisah, ga bisa berbuat apa2 selain berdoa saat … (sensor 2 kata). (waaa…, nggak bisa diterusin nyalin sms ini krn yg punya dah nangis darah.. berhadapan dg ketiadaan harapan.. hikz.. ikut menangis deh)
  12. IPM PR, APCO, new kunci
  13. Kapas, hand body,
  14. No kartu tria dipa 173925
  15. Smuanya mesti ditelan.. Perih n luka.. 07:46am 1feb07
  16. Aku diciptakan dengan hati yang sangat rapuh..
  17. Sayaaaanggg…, aku lagi nunggu obat..
  18. P, J, TS1, SC1, NU
  19. C.., finally everyone breaks ur heart.. n u are left with tears and pain.. and alone
  20. Jmpt aku di apotik mel (smsnya nggak selesai)
  21. Snack yg mana? Aku td dah blg (smsnya nggak selesai)
  22. Kembali lg k titik nol.. 10:04 am 060207
  23. Dia nggak make… (sensor ahh..) Mengapa pd banyak hal dia berubah dan tidak merasa dia berubah?
  24. Miss him so much.. Bbrp hal berbeda skrg.. Banyak ritual yg hilang.. Tp kenapa dia ga sakit ya ketika melakukannya..
  25. Mas.., jd nggak ikutan (nggak selesai smsnya)

Sebenernya kumpulan2 sms ini mo gw jadiin bahan untuk cerpen tp berhubung nggak sempet2 juga buat jadi yaaa masih bahan mentah..

SMS Draft Folder

Betapa seringnya kita (mungkin saya dan beberapa orang dekat saya) sudah berniat menulis sesuatu di saat sedihnya, marahnya, bahagianya yang ketika kemudian dibaca lagi dan ditimbang akhirnya diputuskan tidak jadi dikirimkan. Kenapa lantas tidak dihapus? Banyak alasan..

Saya coba berikan beberapa yg akhirnya bisa saya kumpulkan. Kl pada akhirnya ada guntingan sensor dengan kejam, tentu juga dengan pertimbangan. Ada nama-nama, nomor dan kosa kata yang lebih baik tidak dibaca. Entah kasar, rahasia atau sekedar tidak match dengan keseluruhan isi. Pintar-pintar menduga mana sms milik saya, mana sms dari hp tetangga :D

Met baca..

  1. Dahulu kala, ketika bahkan waktu belum dikenal, hidup seorang putri yang begitu menderita karena begitu kesepian. Semua benda yang berada di dekatnya menjadi sangat pucat dan merana, meratapi kesepiang Sang Putri yang sangat getir. Semua orang: keluarga kerajaan dan rakyat bertanya-tanya mengapa kesepian Sang Putri tidak pernah lekang.. Selalu ada pesta, selalu ada kawan, selalu ada keriuhan. Tapi sepi enggan pergi. Bahkan kalau kamu ada di dekatnya, kamu akan merasa jiwamu sontak menjadi sangat hampa dan pahit, tersedot dalam momen anti materi, melayang tak menjejak, seperti kamulah wujud terakhir yang ada. Tidak ada siapapun. Tidak ada apapun..
  2. Fight for every your dream ‘coz u never know.. (nggak selesai)
  3. Les Miserables – Victor Hugo, The Zahir – Paulo Coelho, The Devil and Miss Prym – Paulo Coelho, When the Wind Blows – James Patterson, A Father’s Affair – Karel Glastra Van Loon.
  4. Aku benci sekali padanya.. Sekalinya dia or kroni-kroninya berani macem-macem ke aku, keluarga atau kawan-kawanku, aku akan buat perhitungan…
  5. Kalau dia berlutut memohon maaf di depanku mungkin semuanya impas.. 10am June 14th, 06
  6. You have to let go of who you were to become who you will be..
  7. Duh Sayang.., horny banget.. Aku bobo aja deh biar lupa..
  8. No rek niaga gw xxx-xx-xxxxx-xx-x. Duitnya mo transfer berapa? Skalian thr ya.. Hehe..
  9. Rek mama: bank mandiri kc bandung asia afrika utara ny suci indarti xxx-xx-xxx-xxxx-x. Bni cab sucofindo xxxxxxxxxx. Mandiri metro xxx-xx-xxxxxxx-x. Niaga bubat xxx-xx-xxxxx-xx-x. Btw, hr ini ga sahur lg krn ga ada yg bangunin. Mana kmrn blm mkn nasi sama sekali lg. Muka jg ga dibersihin krn smlm cpk bgt
  10. Aku terluka.. Sungguh.. Kamu mulai cr2 mslh.. If u want me 2 leave, I’ll go.. 7:10am 4 nov 06
  11. …(19 kata disensor) Jd kl kamu harus melakukannya, lakukanlah.. Tp aku nggak akan pernah bisa ikhlas.. Demi Allah, hati ini spti diremas smp berdarah2..
  12. Adam air 279rb j16.40 plg 279rb j1 (kepotong)
  13. B 53323 AE
  14. Aku tidak merasa menyesal dg yg aku ungkapkan td. Aku kecewa krn (50 an kata… sensor)
  15. Piedestal, douche celeste 3.5 oz, voile celeste 3.5 oz, eau de parfum 0.8 oz, miniature eau de parfum 0.17 oz reff 228058 barcode 3439602280584.508902
  16. Ma.., tlg nasehatinlah dia itu.. Tiap hari (.. sensor 46 kata)
  17. Saldo …. (sensor ahhhh.. heheh)
  18. If u don’t feel comfort with me being around u.. If u feel ashame with me beside u.. Just let me go.. 09:10am January 4th. Stekpi.

Klimaks dari folder draft sms ini adalah sms berikut:

  • Ass wr wb.. XXXY!! Jelas lo perlu belajar attitude.. Dan jelas ada MASALAH di diri lo.. Berkacalah.. Sejuta sms ataupun teror2 dr lo, TIDAK AKAN membuat gw jatuh kecuali itu kehendak ALLAH SWT. Mengadulah kpd manusia siapa saja.. Bumbui semanis dan sebaik mungkin. Kepung gw dari segala arah. Gw bisa berdiri bukan karena lo. Semata krn cinta kasih ALLAH SWT. (..... sensor 42 kata, bukan krn kasar tp krn banyak nama2 rahasia. ) Tx. Wass

Wednesday, January 24, 2007

international language (from my fs blog)

a california friend: ramesh rampertab (we met at betelbox spore in his 3 months of journey in Asia) told me that my page is full of my mother-tounge words so that he can't read it all. .

his complaint hit me so much.. i'm 27 n still living in nowhere.. no great-n-fabulous-n-fancy job.. no cute n fussy bambinos.. the worst is even i can't express my self in an international language.. (contohnya maksa banget ;p)

pfew.. people said this must be a-quarterlife crisis. u feel so hopeless n unlikely to do anything.. but nope.. this is not a crisis. i'm just doing a backward (n also very stupid!) step. hey, at least i'm moving.. (but not kinda forward moving, andini!!). u call it crisis when the situation is so bad n everything are in the constantly no motion condition before it is decided: be gone or exist.. (ngeles ahhh...).

anyway, i''ll improve my english, i promise.. n try 2 speak my mind so loud in this international language..

*btw, there's another int'l language, instead of english.. it is L.O.V.E. poww!!*

maaf ya kl englishnya masih basic 2 ;D.. usaha toh?

0127pm oct 04, 2006

comment from Fajar:
The only thing that stop us from being more advanced in the international oommunity is the language barrier. Nobody doubts Indonesian people diligence when they really put their mind on to something, nobody raised question about Indonesian people ingenuity and local creativity, nobody wonders anymore about Indonesian technological potential should we given the chance. What we lack is our ability to communicate, both in term of language skill and how to express our ideas efficiently.You're on the right track, Grasshopper.