Thursday, February 22, 2007

ASA

kemarin sy bermain dengan asa seseorang lagi. menaruhnya di lembaran ya/tidak tanpa sy tahu masa lalunya, bagaimananya ia saat ini dan cita-citanya di masa depan.
sebenernya si kalau sy cukup percaya diri, mengandalkan apa yg sy pelajari 6 tahun (ya sodara2.. saya kuliah s-1 6th!! gara2 sudah kenal uang tapi masih sok idealis dg topik skripsi: budaya organisasi..), sy punya justifikasi yang cukup untuk memutuskan atau meneruskan asa orang. tapi sy pikir, bahkan seorang profesor dlm psikologis ndak bisa seenak2nya bermain dengan asa.

sy nggak mau berbicara tentang agama. nggak mampu. nggak ahli. tapi sy mo cerita tentang patah hati nya sy ketika sy dengan tegas berkata - dengan bahasa tubuh saya, dengan kode-kode imajiner yg sy harapkan sampai - bahwa mungkin untuk di tempat ini dan saat ini, orang itu/dia/mereka harus membungkus dan menamatkan asanya. hanya di tempat ini dan saat ini (perhatikan: bukan dan/atau tapi hanya DAN).
artinya setelah lewat saat ini, bahkan satu detik berikutnya pun, sy pikir asa nya tetap harus ada dan orang itu/dia/mereka dapat menemukannya di tempat yang bukan di tempat ini. atau di tempat ini, waktu berbeda.

tapi tidak smuanya bisa seperti itu. lebih banyak yang merasa selesailah sudah semuanya. di tempat ini dan saat ini tidak berbeda dengan tempat lainnya dan waktu lainnya. mata yang berbinar bisa mendadak dingin ketika bahasa tubuh sy atau kode-kode imajiner yg sy harapkan sampai, berkata tidak.
kalau sudah begini, sy merasionalisasinya dengan: "kalau sy peduli akan setiap kekecewaan orang, bahkan orang yg tidak signifikan sekalipun dengan sy, hati sy akan terlalu capek.."

kenyataannya, sy tetap patah hati..


(utk teman2 yg pernah melamar kerja dan selalu menemui kesulitan/penolakan.. JANGAN PUTUS ASA.. ingat: hanya di tempat itu dan waktu itu!)

No comments: